Sambirenteng adalah sebuah desa di kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia.
NAMA DESA : DESA SAMBIRENTENG, KEC TEJAKULA, KABUPATEN BULELENG
SEJARAH DESA
Tersebutlah suatu
kerajaan yang letaknya di pinggir kaldera Gunung Batur, Kecamatan
Kintamani, Kabupaten Bangli yang memiliki wilayah kerajaan yang sangat
luas, sampai batas batu sungu di bagian sebelah utara kerajaan itu.
Kerajaan tersebut bernama BALI – INGKANG, konon rajanya adalah keturunan Sri Aji Maya Denawa.
Kerajaan
Bali-Ingkang pernah diserang musuh, dan rajanya menyingkir ke suatu
tempat di daerah hutan yang lebat yang terletak di sebuah perbukitan
yang ada di sebelah utara kerajaan.
Di sana raja
menginap ( makolem) untuk beberapa lama. Dan sekarang daerah
hutan/perbukitan tersebut disebut Alas Metahun atau Alas Makolem.
Setelah kerajaan dapat direbut kembali, maka raja kembali untuk
menjalankan kekuasaannya.
Pada saat kerajaan
Bali-Ingkang akan diserang oleh prajurit Sri Arya Gajah Para, maka raja
mengirim suatu pasukan atau Kanca yang berjumlah dua ratus orang ( Kanca
Satak ) yang mempunyai tugas menjaga keamanan yang ada disebelah utara
kerajaan. Pasukan atau Kanca Satak ini membangun sebuah benteng yang
berada di bagian timur laut kerajaan, yang sekarang bernama Desa
Tembok.
Dan sebagai pusat
komando terletak di suatu hutan yang sangat lebat yang disebut Kayu
Samah dengan menempatkan pasukan sebanyak seratus orang.
Pada saat pimpinan
memberikan komando/ perintah kepada anggotanya, Pimpinan mengatakan
Sami-Ranta ( Bahasa Bali Kuno yang berarti Semua Siap ).
Demikianlah daerah
hutan lebat/ kayu samah tersebut yang merupakan pusat komando yang
selalu Sami – Ranta ( semua siap ), maka lama kelamaan sebutan
Sami-Ranta, berubah menjadi SAMBIRENTENG yaitu nama desa sekarang.